Aceh Utara – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lhokseumawe–Aceh Utara memberikan penghargaan kepada 23 mitra strategis dan Sahabat PWI Tahun 2026.
Kegiatan berlangsung di Aula Mitra Hotel, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Senin (12/10/2026).
Kegiatan tersebut dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Utara, Dayan Albar. Selain penganugerahan, JMSI juga menggelar Pendidikan Dasar Jurnalistik bagi para peserta dan mitra kerja.
Dalam sambutannya, Dayan Albar menegaskan bahwa media memiliki peran penting dalam menentukan masa depan daerah.
Menurutnya, media membantu pemerintah mengetahui persoalan masyarakat, termasuk di wilayah pelosok.
Aceh Utara memiliki 27 kecamatan dan 852 desa dengan jumlah penduduk lebih dari 600 ribu jiwa. Luasnya wilayah tersebut membuat media menjadi salah satu sumber informasi penting bagi pemerintah daerah.
“Kehadiran media sangat menentukan masa depan daerah. Lewat media, informasi kejadian di pelosok bisa kita ketahui secara cepat. Oleh karena itu, pemerintah jangan pernah alergi dengan media,” tegas Dayan.
Ia mengatakan, pemberitaan dan kritik media dapat membantu pemerintah mempercepat penanganan persoalan masyarakat, termasuk kerusakan jalan dan jembatan.
“Media bukan sekadar wadah penulisan, tetapi juga instrumen penting dalam percepatan pembangunan daerah. Tanpa kritik dan evaluasi dari media, percepatan pembangunan di suatu daerah akan berjalan lambat,” ujarnya.
Dayan juga meminta insan pers menyajikan berita dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami masyarakat.
Ia mengingatkan pentingnya verifikasi informasi, kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik, serta pemahaman mengenai hak jawab dan hak koreksi untuk mencegah penyebaran hoaks dan informasi provokatif.
Sementara itu, Ketua JMSI Lhokseumawe–Aceh Utara, Sayuti Achmat, meminta peserta Pendidikan Dasar Jurnalistik mengikuti seluruh materi dengan serius.
Ia berharap pelatihan tersebut menjadi bekal untuk menghasilkan karya jurnalistik yang edukatif, berimbang, dan bertanggung jawab.
“Kami meminta seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan serius hingga tuntas. Pelatihan ini penting sebagai pembekalan dasar bagi siapa saja yang ingin memahami dunia jurnalistik secara benar, profesional, dan bertanggung jawab,” ujar Sayuti.
Penganugerahan mitra strategis, menurut konteks kegiatan tersebut, menjadi bentuk apresiasi JMSI terhadap pihak-pihak yang mendukung hubungan kemitraan dengan insan pers.
Namun, kemitraan tetap harus berjalan seiring dengan independensi media dan fungsi kontrol sosial.
Ketua JMSI Aceh, Hendro Saky, juga menjadi figur penting dalam penguatan organisasi media siber di Aceh.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini, penguatan profesionalisme, kualitas pemberitaan, dan hubungan yang sehat antara media dengan pemangku kepentingan menjadi bagian penting dari upaya membangun ekosistem pers yang bertanggung jawab.
23 Penerima Penghargaan Mitra Strategis JMSI dan Sahabat PWI 2026
1. Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, SE, MM.
2. Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH.
3. Ketua DPRK Aceh Utara, H. Arafat Ali, SE, MM.
4. Ketua DPRK Lhokseumawe, Faisal H. Isa, SE.
5. Kapolres Aceh Utara, AKBP Trie Aprianto, SH, MH.
6. Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr. Ahzan, SH, SIK, MSM, MH.
7. Kajari Aceh Utara, Hilman Azazi, SH, MM, MH.
8. Rektor Universitas Malikussaleh, Prof. Dr. Ir. Herman Fithra, ST, MT, IPM, ASEAN.Eng.
9. Direktur Politeknik Negeri Lhokseumawe, Ir. Rizal Syahyadi, ST, M.Eng.Sc, IPM, ASEAN.Eng, APEC.Eng.
10. PT Pupuk Iskandar Muda.
11. PT Perta Arun Gas.
12. PT Pembangunan Lhokseumawe Perseroda, Habibillah, SE.
13. BSI KC Lhokseumawe Merdeka, Muhammad, SE.
14. Ketua DPW PA Aceh Utara, M. Jhony, SH.
15. Ketua DPD NasDem Aceh Utara, Zubir, HT.
16. Ketua DPC Demokrat Aceh Utara, H. Tantawi, SIP, MAP.
17. Kepala Dinas PK Aceh Utara, Dr. Jamaluddin, S.Sos, M.Pd.
18. Kepala BKAD Aceh Utara, Nazar Hidayat, SE, MA.
19. Kepala Dinas PUPR Aceh Utara, Ir. Muhammad Jafar.
20. Kepala Dinas Sosial P3A Aceh Utara, Fakhruradhi, SH, MH.
21. Kacabdin Pendidikan Wilayah Aceh Utara, Muhammad Johan, S.Pd, M.Pd.
22. Ketua KADIN Aceh Utara, H. Abdul Mukti Umar.
23. Owner Frame Group, Feri Fernandes, sebagai Pengusaha Muda Inspiratif.
Menurut Sayuti, JMSI tidak hanya memberikan penghargaan kepada mitra, tetapi juga mendorong peningkatan pemahaman jurnalistik.
“Media harus tetap kritis, akurat, dan independen, sedangkan pemerintah perlu terbuka terhadap informasi dan evaluasi yang disampaikan pers demi kepentingan masyarakat”, tutup Sayuti.
