News  

Kafilah Pulang Bawa Prestasi, Bonus dari Pemprov Aceh Masih Dibahas

Asisten I Sekda Aceh, Drs. Syakir, menyambut kedatangan kafilah Aceh di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Senin, (21/9/2026), (Foto: Ist)

BANDA ACEH – Persoalan bonus bagi kafilah Aceh yang berprestasi pada Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah, mulai mendapat perhatian pemerintah setelah Aceh berhasil menempati peringkat keempat nasional.

Hal itu disampaikan Asisten I Sekda Aceh, Drs. Syakir, saat menyambut kedatangan kafilah Aceh di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar, Senin (21/9/2026).

Menurut salah seorang peserta kafilah yang hadir dalam penyambutan tersebut, Syakir menyampaikan bahwa persoalan bonus akan dibahas bersama pimpinan.

“Pak Asisten mengatakan, untuk bonus mereka akan duduk bersama pimpinan. Menurut Pak Asisten, ini akan menjadi perhatian Pak Gub dan Pak Wagub karena Aceh berhasil meraih peringkat empat,” ujar peserta tersebut saat dihubungi.

Peserta itu meminta namanya tidak disebutkan karena merasa kurang nyaman, khawatir keterangannya dianggap sebagai bentuk tuntutan dari para peserta.

Kafilah Aceh bertolak dari Bandara Jenderal Ahmad Yani, Semarang, sekitar pukul 07.00 WIB dan sempat transit di Jakarta sebelum melanjutkan perjalanan hingga tiba di Aceh sekitar pukul 15.00 WIB.

Rombongan disambut Syakir, unsur Forkopimda, serta sejumlah pejabat lainnya. Turut hadir Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal dan anggota DPRA Ilmiza Sa’aduddin Djamal.

Dalam penyambutan tersebut, Syakir mengalungkan bunga kepada Ketua Kafilah Aceh, Dr. Misran Fuadi, Ketua Harian LPTQ Aceh, serta perwakilan juara pertama putra dan putri.

Aceh mengakhiri MTQN XXXI dengan menempati peringkat keempat nasional dengan 99 poin.

Wali Kota Banda Aceh Siapkan Bonus Tambahan

Kabar mengenai apresiasi juga datang dari Pemerintah Kota Banda Aceh.

Menurut sumber yang sama, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyampaikan bahwa dia akan memberikan bonus tambahan bagi peserta asal Banda Aceh yang mengikuti MTQN XXXI.

Bonus tersebut disebut tidak hanya diberikan kepada peserta yang meraih juara, tetapi juga kepada peserta yang belum memperoleh juara.

“Bu Illiza menyampaikan akan memberi bonus tambahan untuk yang juara dan yang tidak juara karena sudah membawa harum nama Kota Banda Aceh ke nasional,” katanya.

Sumber tersebut juga menyebut Illiza sebelumnya telah memberikan bonus kepada kafilah MTQ Banda Aceh yang meraih prestasi pada MTQ Provinsi Aceh.

Penyerahan bonus tersebut berlangsung di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Kamis (21/5/2026).

“Ini Bu Illiza kasih lagi, karena mereka sudah membawa harum nama Banda Aceh ke nasional,” ujar sumber tersebut.

Dengan capaian peringkat keempat nasional, perhatian kini tertuju pada langkah Pemerintah Aceh terkait bentuk penghargaan bagi para kafilah yang telah membawa nama Aceh dalam ajang MTQN XXXI di Semarang.

Penulis : Zaman Huri