SEMARANG – Enam peserta asal Kabupaten Aceh Utara yang tergabung dalam kafilah Provinsi Aceh pada Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah, mencatat prestasi pada cabang masing-masing.
Dari enam peserta yang tampil, capaian mereka tersebar mulai dari juara I hingga Terbaik XI. Rinciannya, satu peserta meraih juara I, satu juara III, satu Terbaik IV, dua Terbaik IX, dan satu Terbaik XI.
Capaian tersebut menunjukkan peserta asal Aceh Utara turut memberikan kontribusi dalam kafilah Aceh pada ajang MTQ tingkat nasional. Tidak hanya peserta yang meraih juara, peserta lainnya juga mampu berada pada peringkat atas dalam cabang yang mereka ikuti.
Prestasi tertinggi diraih Raisya Annazira, asal Gampong Ampeh, Kecamatan Tanah Luas. Ia berhasil meraih juara I cabang Hafizh Al-Qur’an 30 Juz golongan putri.
Kemudian Qaisal Ridha, asal Gampong Dakuta, Kecamatan Muara Batu, meraih juara III cabang Khattil Qur’an Digital putra.
Bagi Qaisal, capaian tersebut diraih pada penampilan pertamanya mengikuti MTQ tingkat nasional. Ia mampu menembus persaingan hingga meraih posisi ketiga pada cabang Khattil Qur’an Digital putra.
Selanjutnya, Ahyar Arrayyan, asal Gampong Ulee Madon, Kecamatan Muara Batu, meraih Terbaik IV cabang Khattil Qur’an golongan Kontemporer putra dengan nilai 90,0.
MTQN XXXI juga menjadi pengalaman pertama Ahyar mengikuti MTQ tingkat nasional.
Sementara Syeh Marzawi, asal Gampong Blang Ara, Kecamatan Paya Bakong, meraih Terbaik IX cabang Khattil Qur’an golongan Hiasan Mushaf.
Bagi Marzawi, MTQN XXXI merupakan penampilan kelimanya pada ajang MTQ tingkat nasional. Ia pertama kali dipercaya mewakili Aceh pada 2016.
Dalam perjalanan sebelumnya, Marzawi pernah meraih juara II sebanyak dua kali, juara III sekali, dan juara Harapan I sekali.
Namun, pada penampilannya tahun ini, Marzawi mengaku belum maksimal karena persiapan yang kurang.
Prestasi Terbaik IX lainnya diraih Amaliya Ash Shalihah, asal Gampong Paloh Gadeng, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.
Amaliya tampil pada cabang Tafsir Bahasa Arab golongan putri. Menariknya, MTQN XXXI merupakan pengalaman pertamanya mengikuti MTQ, setelah sebelumnya mengikuti proses seleksi secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan hingga tingkat nasional.
Adapun peserta keenam, Naylul A’rifa, asal Gampong Mns Keh, Kecamatan Meurah Mulia, meraih Terbaik XI cabang Tartil Al-Qur’an golongan kanak-kanak.
Siswi kelas V MIN tersebut juga baru pertama kali mengikuti MTQ. Naylul sebelumnya mengikuti seleksi di tingkat Kecamatan Lhoksukon, kemudian lolos ke tingkat kabupaten, provinsi, dan akhirnya dipercaya dalam kafilah Aceh pada MTQN XXXI di Semarang.
