BIREUEN – Sebanyak 11 duta Pesantren Modern Al Zahrah menorehkan prestasi dalam Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA) Tingkat Kabupaten Bireuen 2026. Empat di antaranya berhasil mengamankan tiket untuk mewakili Kabupaten Bireuen pada tingkat Provinsi Aceh.
Keempat duta tersebut ialah Zahirul Hisyam, santri kelas 3A KMI, yang meraih juara pertama kaligrafi; Humairah, kelas 5B KMI, juara pertama pidato bahasa Arab; Asyraf Alimtiyazi, kelas 5A KMI, yang masuk tim inti futsal Bireuen; serta M. Hafiz, kelas 6A KMI, yang terpilih sebagai tim inti bola voli Bireuen.
AKSIOMA tingkat Kabupaten Bireuen dipusatkan di MAN 2 dan MTsN 5 Bireuen sejak 19 September 2026. Ajang tersebut mempertemukan siswa madrasah dalam berbagai cabang seni dan olahraga.
Selain empat duta yang melaju ke tingkat provinsi, tujuh santri Al Zahrah lainnya juga mencatat prestasi. Hafizul Raffi, kelas 3A KMI, meraih juara kedua lari 100 meter. Asyifa, kelas 4B KMI, meraih juara kedua lempar lembing.
Pada cabang kaligrafi kontemporer, Fira Faradisa, kelas 4B KMI, dan Amryandani, kelas 3 Intensif KMI, masing-masing meraih juara kedua.
Sementara itu, Sulhan Ariska, kelas 6A KMI, meraih juara harapan pertama tahfidz 5 juz. Rifqah Mawaddah, kelas 6B KMI, meraih juara harapan pertama tilawah putri. Adapun Nurmahlia, kelas 3B KMI, meraih juara harapan ketiga pidato bahasa Inggris.
Pimpinan Pesantren Modern Al Zahrah, Dr. Tgk. H. M. Fadhil Rahmi, Lc., M.Ag., menyampaikan apresiasi atas capaian para santri tersebut. Menurut dia, prestasi yang diraih menjadi bagian dari hasil pembinaan yang dilakukan pesantren.
“Alhamdulillah, ini bukti pembinaan santri berjalan. Selamat kepada para duta yang telah berjuang. Untuk yang melaju ke provinsi, persiapkan diri lebih maksimal,” ujarnya.
AKSIOMA merupakan ajang yang diselenggarakan Kementerian Agama untuk mengembangkan bakat, minat, dan potensi siswa madrasah melalui kompetisi seni dan olahraga, mulai jenjang Ibtidaiyah hingga Aliyah.
